" nama ustad " : " < b > ust . ahmad sarwat , lc . , ma < / b > " , " judul " : " < h3 > homoseks : takdir , nasib atau apa ? < / h3 > " , " isi " :[ " apakah homo seks itu dapat kata takdir atau nasib atau sakit ? apakah homo seks itu bisa sembuh . ? " , " r nterima kasih atas jawab . " ] , " jawaban0 " :[ ] , " jawaban1 " :[ " fri 9 february 2007 01 : 23  " , "  6 . 316 views  n " , " n " , " n " , " apakah homo seks itu dapat kata takdir atau nasib atau sakit ? apakah homo seks itu bisa sembuh . ? " , " r nterima kasih atas jawab . " , " n " , " perilaku homoseks bukan takdir dan bukan nasib , tetapi pilih . kalau kita kata takdir atau nasib , maka harus allah swt tidak larang . karena allah takdir orang untuk laku tanpa ada pilih . " , " sungguh perilaku homoseks adalah nafsu syahwat , seperti umum nafsu yang lain . misal , nafsu untuk zina dengan isteri orang , mantan pacar atau teman selingkuh kantor . " , " semua itu bukan takdir , kan ? masa ada orang zina enak - enak , lalu ketika tanya , kenapa zina , jawab sudah takdir . itu nama bukan takdir , tetapi sudah jadi budak nafsu . " , " sedang pandang bagi orang yang aku ' ahli psikologi ' bahwa homoseks itu sakit jiwa , memang bagi ada benar . tetapi sama sekali bukan legalitas yang boleh . " , " ada orang anak yang punya lain jiwa , misal hobi curi . psikolog sebut bagai kleptomania . tetapi koruptor makan uang rakyat , atau bandityang hasil jebol bank , tidak bisa bela diri guna alas bagai idap kleptomania . lalu minta bebas dari hukum . " , " demikian juga dengan para laku seks jenis , baik homo atau lesbi , mereka tidak bisa lindung di balik alas bahwa mereka punya sakit jiwa , sehingga hukum jadi halal kalau laku zina simpang itu . mereka juga tidak bisa kata bahwa di balik semua mungkar itu , semua telah tentu takdir atau nasib dari tuhan . " , " sama saja dengan orang alkoholic , yang tidak bisa lepas mulut dari khamar . buat bagi mazhab psikologi , ada sorang yang demikian anggap bagai sakit jiwa . lalu banyak para tukang minum khamar lindung dengan guna alas itu . " , " dalam pandang syariah islam , seks jenis , curi dan minum khamar bukan sakit jiwa , lain pilih . orang boleh pilih untuk tidak laku seks jenis , tidak curi dan tidak minum khamar . kalau dia bisa laku , maka dia dapat pahala . balik , dia juga bebas pilih untuk laku seks jenis , curi dan minum khamar , tetapi untuk itu sudah sedia siksa pedih di akhirat . silah pilih saja , mana yang sekira lebih enak nikmat . " , " hukum ini nyaris mirip dengan hukum fisika dasar . orang yang loncat dari atap gedung cakar langit , akan menghujam ke atas aspal dengan cepat tentu , sehingga kepala akan pecah dan otak cecer di mana - mana . itu adalah pilih . silah pilih , serah mau yang mana . mau loncat atau tidak loncat ? kalau tidak loncat , arti aman . tidak usah cari alas bahwa orang paksa loncat karena sudah takdir dan sudah nasib . orang yang bicara seperti itu benar bukan sedang mengajukanalasan tetapi sedang stress berat . " , " masak loncat dari gedung bilang takdir dan nasib ? yang bener aja ! " , " apakah perilaku homoseks bisa sembuh ? jawab sangat bisa , yang penting ada mau . lha candu narkoba saja bisa sembuh , kenapa perilaku simpang seperti itu harus tidak bisa ? sekali lagi , jawab adalah bisa , bisa dan bisa . tinggal masalah mau saja . kalau tidak bisa sembuh , maka tidak mungkin allah larang , bukan ? "
